12 Juni Hari Dunia Menentang Pekerja Anak, Bagaimana Kondisi Di Indonesia?

12 Juni Hari Dunia Menentang Pekerja Anak, Bagaimana Kondisi Di Indonesia?

Nationalgeographic.co.id – Mengembangkan potensi wisata budaya dan sejarah memang bisa dilakukan dengan cara merenovasi gedung atau situs bersejarah serta sarana dan prasarana penunjang obyek wisata tersebut. Namun usaha ini tidak dapat berjalan dengan maksimal dan berkelanjutan bila masyarakat—terutama masyarakat setempat—tidak turut serta dan peduli. Pemerintah menyiapkan tiga strategi untuk mengantisipasi penurunan kinerja pariwisata.

Industri pariwisata yang tidak bergerak berimbas secara besar-besaran pada berbagai sektor pendukungnya. Dengan kegiatan pariwisata yang tidak bergerak, banyak penerbangan dibatalkan serta secara tajam mengurangi perjalanan domestik maupun internasional. Keadaan demikian mendorong bisnis di seluruh sektor perjalanan dan wisata, termasuk jasa transportasi, penginapan, hiburan, dan restoran, terpukul keras. Apabila goal Pemerintah menyambut 20 juta turis asing pada 2020 tercapai maka ada kebutuhan besar untuk industri perhotelan negara ini. Terlebih lagi, Masyarakat Ekonomi ASEAN , yang akan dimulai pada akhir tahun 2015, mengimplikasikan hubungan dagang yang lebih intensif di wilayah ASEAN . Kebanyakan orang Indonesia memasuki Indonesia melalui Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, pulau yang paling populer sebagai tempat berlibur untuk turis asing di Indonesia.

Hingga Senin (12/7) jumlah kasus virus corona di Amerika hampir 3,three juta dengan sekitar 137 ribu kematian, menurut Johns Hopkins University. Sama seperti yang terjadi di seluruh dunia, Indonesia menanggung imbas dari merosotnya industri pariwisata akibat pandemi virus corona. Dampak itu telah dialami oleh para pelaku Togel Online UMKM industri jasa pariwisata. Bahkan Bali yang merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara, masih harus menutup pintu untuk wisman hingga akhir tahun sebagai upaya menahan laju penyebaran virus corona di Tanah Air. Pulau Dewata pun mencatat kerugian pariwisata Rp 9,7 triliun setiap bulan.

Bagaimana keadaan pariwisata Indonesia

Tahap ketiga adalah tahap normalisasi, yaitu melakukan promosi kembali, baik di dalam maupun di luar negeri, serta menyiapkan insentif untuk industri pariwisata sekaligus pelaku ekonomi kreatif. Berikutnya adalah menyusun kembali agenda-agenda nasional dan internasional untuk menunjang kegiatan wisata. Dan yang terakhir adalah kembali membenahi destinasi, khususnya dari sisi keamanan dan keselamatan, sumber daya manusia, dan daya tarik. Bisa dikatakan bahwa sektor wisata adalah salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian daerah, maupun Indonesia. Berbagai destinasi wisata di Indonesia selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, walaupun perekonomian dinilai sedang kurang kondusif. Di dunia, kerugian yang dialami oleh sektor pariwisata sudah mencapai sekitar 800 juta hingga 1,1 miliar greenback AS.

Bahkan selama vaksin belum ditemukan dan dapat diproduksi secara massal, wisatawan tetap akan menjaga jarak dan mengikuti protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan membawa hand sanitizer saat berwisata. Melalui artikel ini, izinkan kami memberikan gambaran bagaimana nantinya pandemi COVID-19 akan merubah perilaku dan pergerakan wisatawan. Selain itu, kami juga akan memberikan panduan tentang apa saja yang dapat dilakukan oleh para pengelola destinasi wisata agar tetap eksis di tengah pandemi COVID-19 ini. Seluruh pihak terkait juga disarankan melakukan uji coba protokol kesehatan terlebih dulu sebelum kegiatan wisata kembali dimulai. Protokol jaga jarak, penggunaan masker, dan penyediaan sanitasi yang baik harus dijamin penerapannya.

Selain itu, nampaknyavirtual tourtidak hanya akanboomingsaat eranew normalsaja, namun juga akan menjadi bisnis yang potensial di period berikutnya, hal tersebut terjadi karena ternyatavirtual touryang telah diadakan sebelumnya mampu menarik banyak peminat. Semua pelaku wisata yang menjadi responden mengonfirmasi bahwa kondisi pariwisata di daerah mereka mati suri, tiarap, sepi complete, hampir 8 bulan kosong tanpa ada tamu sama sekali. Kalaupun ada, baru mulai 3-4 bulan belakangan, itu pun kebanyakan tamu lokal,bener-benerlokal dari daerah tersebut. Atau pejabat yang melakukan kunjungan dinas lalu dilanjutkan dengan berwisata. Tamu dari Jakarta dan Bandung memang sudah ada, tapi sedikit sekali dan baru ke daerah tertentu. “Kita terus genjot pengembangan desa wisata dan homestay dengan melakukan go digital,” jelasnya.

Pariwisata sebagai menyumbang ekonomi terbesar di Bali menjadi hal utama yang selayaknya diperbaiki pasca pandemi corona ini. Pemulihan yang terlambat akan merugikan masyarakat Bali khususnya sektor UMKM karena tidak adanya pendapatan selama pandemi corona. Terobosan strategi pemerintah dan kerjasama antar pemerintah dan masyarakat menjadi penentu keberhasilan pemulihan perekonomian daerah Bali. Anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah Bali pun bukan angka yang sedikit. Sebagai contoh bantuan sosial bidang pendidikan pemerintah Bali harus mengeluarkan anggaran 38M untuk membantu siswa SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan Mahasiswa di sixty six Perguruan Tinggi Negeri / Swasta. Oleh sebab itu pemerintah Bali akan menyiapkan strategi untuk dapat dengan cepat memulihkan keadaan ekonomi khususnya bidang pariwisata agar dapat kembali regular.

Comments are closed.