Potret Industri Pariwisata Indonesia

Potret Industri Pariwisata Indonesia

Tingkat okupansi resort di Bali per akhir Maret 2020 terjerembap ke angka 0-8%. Seluruh tempat wisata di lima destinasi populer, yakni Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang, sudah ditutup. Berbagai gelaran acarameeting,incentive, conference, exhibition sebagian besar dibatalkan. Sementara data dari Indonesia National Air Carriers Association mengungkap bahwa per akhir Maret 2020, seluruh maskapai penerbangan telah mengurangi jumlah penerbangan, baik rute maupun frekuensinya, hingga 50% bahkan lebih. Hal ini tentu mengakibatkan banyak destinasi wisata, hotel, bandara, pelabuhan, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan sentra kuliner terpaksa ditutup oleh pemerintah untuk mencegah penularan Sars-Cov-2. Taman ini ramai dikunjungi oleh turis asing pada musim panas maupun musim dingin.

Bukan hanya kekayaan alam nya saja yang melimpah tetapi kekayaan budaya nya pun melimpah. Indonesia merupakan salah satu negara yang struktur masyarakatnya paling majemuk di dunia. Meskipun terdiri dari berbagai macam suku, bahasa dan agama, kehidupan sosial masyarakat Indonesia tetap damai dan saling menghargai satu sama lain meskipun beda suku, bahasa maupun agama. Keberagaman ini mampu untuk dimaksimalkan masyarakat Indonesia untuk memunculkan suatu budaya lokal khas suatu daerah.

Berbicara tentang Danau Toba, tentu tak bisa lepas dari Pulau Samosir, sebuah pulau yang terletak di tengah danau dengan luas sekitar 630 m2. Berdasarkan knowledge BPS Sumatera Utara 2019, dari whole jumlah wisatawan di Sumatera Utara, sekurangnya sebesar 60 persen wisatawan berkunjung ke Danau Toba. “Untuk masa pandemi ini, kondisi yang kami alami cukup parah karena memang total tutup semua, tidak ada wisata satupun yang dibuka, baik di pantai, baik di tempat wisata alam seperti di Gunung Bromo, Kawah Ijen di Banyuwangi. “Deteksi mereka, apa yang jadi kebutuhan tourism society saat ini? Sehingga apa? Mereka terlibat di dalamnya, mereka merasa memiliki program kementerian pariwisata itu. Jangan eksklusif, harus inklusif,” ungkap Taufan.

Pemerintah telah menggunakan istilah Pembatasan Sosial Berskala Besar sejak 10 April 2020 untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di sejumlah wilayah Indonesia. Aturan mengenai PSBB tertuang di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 yaitu tentang PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang merujuk ke UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan . Penerapan PSBB mengatur agar aktivitas sekolah, kerja, ibadah dilakukan di rumah, sedangkan tempat hiburan, wisata dan pusat perbelanjaan ditutup. Selain itu, hanya tempat usaha yang menyediakan kebutuhan pokok yang diperbolehkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan. Selama penerapan PSBB, operasional moda transportasi dibatasi dan warga dilarang keluar dari wilayah PSBB. Jumlah ini terus mengalami kenaikan dari hari ke hari dibuktikan dengan bentuk kurva yang cenderung masih menanjak.

Selama masa pandemi Covid-19,tidak terhitung jadwal penerbangan yang harus dibatalkan karena sejumlah negara melakukan lockdown. Jika ingin benar-benar bangkit, pihak maskapai penerbangan harus mau tetap terbang dengan kursi bangian tengah kosong dan tarif yang lebih murah dari sebelumnya. Dilansir dari tirto.id, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia , Hariyadi Sukamdani mengklaim, kerugian yang hanya diakibatkan oleh pembatasan sosial berskala besar selama pandemi Covid-19 sebesar Rp. Illegal fishing dan eksplorasi ikan hias yang berlebihan oleh nelayan sekitar destinasi selam, bahkan termasuk di kawasan konservasi, marak dilakukan karena tidak adanya aktivitas selam, yang biasanya juga menjadi kontrol bagi kedua kegiatan itu.

Bagaimana keadaan pariwisata Indonesia

Tak hanya membantu sektor ekonomi, teknologi pun turut membantu sektor pariwisata untuk tetap menyentuh wisatawan. Low season di industri pariwisata sendiri umumnya terjadi pada periode November–Maret, kecuali Desember saat perayaan Bandar Togel Online Tahun Baru. Makanya, kata Dahlia, Hotel Horison belum merasakan dampak yang terlalu signifikan dari virus corona. FGD ini menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan yang datang ke Candi Borobudur.

Comments are closed.