Pariwisata Saat Ini

Pariwisata Saat Ini

Namun, seiring waktu, covid mulai menanjak sehingga ada rencana penutupan kembali. Dampaknya, masyarakat ekonomi kelas bawah yang menggantungkan hidup di sektor tersebut bisa terancam terhambat. Maka, kami ingin ada sinergi peraturan pusat dengan daerah agar tersinkronisasi semisal tempat wisata tetap beroperasi namun dengan pembatasan jam dan jumlah pengunjung.

Asosiasi Industri Penerbangan Internasional bahkan sudah mengumumkan bahwa kerugian industri penerbangan akibat virus corona bisa menginjak angka U$113 miliar. Photo by Darren Halstead on UnsplashBeberapa negara seperti Amerika Serikat bahkan memberlakukan journey ban untuk memperlambat penyebaran virus corona. Bola Online Pembukaan destinasi wisata di tengah grafik covid 19 yang masih menanjak tampak terlalu dini dan berani, bahkan terkesan terburu-buru. Servasius juga memperkirakan tingkat kunjungan wisatawan menurun, sehingga pemerintah daerah harus mampu menciptakan regulasi terkait manta rantai manfaat kunjungan wisatawan.

“Pada saat ini seseorang yang dapat melakukan perjalanan adalah seseorang yang memiliki izin perjalanan penting. Untuk turis saya kira kita harus kembali mengandalkan pada permintaan pasar domestik,” ungkap Airlangga. Hary Tanoesoedibyo dalam MNC Investor Forum menanyakan tentang kapan industri pariwisata akan dibuka. “Artinya proses digitalisasi di sektor pariwisata pun nantinya akan bisa dilakukan dengan lebih mudah,” ujarnya. Direktur Layanan TI, Bakti Kominfo untuk Pemerintah dan Masyarakat Danny Januar, menyoroti soal masih belum tergarap dengan baik knowledge data potensi pariwisata di Indonesia. Bagi Rully, mengembangkan pariwisata di daerah, harus satu paket dengan pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing.

Kesempatan baru terbuka lebar ketika semua aktivitas berlangsung online seperti sekarang. Memaksimalkan pemasaran digital atau digital advertising jadi solusi terbaik untuk menjaga citra perusahaan di dunia pariwisata domestik. Hal itu berdampak pada penurunan pendapatan sektor pariwisata secara global, termasuk Indonesia. Penerbangan dibatasi, hotel-hotel tidak terisi, hingga berbagai tempat wisata sepi pengunjung. Nongsa Point termasuk wilayah resor di Batam yang akan mulai menerima kunjungan wisatawan mancanegara untuk liburan dalam kerangka journey corridor association.

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap semua industri di Indonesia bahkan dunia, termasuk industri pariwisata. Meski begitu, Jokowi berkukuh pariwisata akan dibuka saat fase new regular atau tatanan kehidupan baru dimulai. Ia meminta ada protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus Corona. Meski begitu, program ‘InDOnesia CARE’ ini tidak hanya terbatas pada industri lodge dan restoran saja, tapi juga turut menyediakan protokol kesehatan bagi industri kreatif. Harapannya, melalui panduan ini, wisatawan dapat merasa lebih nyaman dan aman untuk berwisata di tengah masa transisi atau adaptasi.

Tidak sampai di situ, pemerintah juga terus memikirkan cara supaya stimulus yang diberikan ini efektif,” terangnya. “Dengan situasi sekarang ini sebenarnya masyarakat rindu untuk berwisata tetapi tetap dengan menjaga protokol kesehatan,” lanjutnya. Meski nantinya pandemi COVID-19 telah berakhir dan aturan PSBB telah dicabut, masyarakat akan memulai perjalanan wisata dengan memilih rute pendek. “Dengan situasi sekarang ini sebenarnya masyarakat rindu untuk berwisata tetapi tetap dengan menjaga protokol kesehatan,” jelas dia. Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat mengumumkan bahwa segala jenis perjalanan ke Amerika Serikat tidak diizinkan karena virus corona. Peraturan ini berlaku bagi mereka yang berada di Eropa 14 hari sebelum jadwal keberangkatan mereka ke Amerika Serikat.

Pariwisata saat ini

Untuk usaha kecil di sektor kerajinan kayu dan rotan 1,77% dan usaha menengah zero,01%. Sementara itu, konsumsi rumah tangga juga akan terkoreksi antara 0,5% hingga 0,8%. Hal tersebut tidak dapat dilepaskan dari eksistensi Borobudur sebagai destinasi pariwisata Indonesia sejak dulu. Dr. Deria mengatakan Borobudur merupakan magnet pariwisata yang besar dan banyak wisatawan dari berbagai negara tertarik untuk mengunjungi salah satu keajaiban dunia tersebut.

Dipastikan pengunjung harus tetap berjaga jarak dan dengan protokol kesehatan yang ketat. Memantau perusahaan yang melakukan pembatasan kegiatan usaha akibat kebijakan pemerintah daerah masing-masing guna pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Hal ini akan berdampak pada jumlah wisatawan jika terjadi kesalahan yang merugikan banyak pihak termasuk negara.

Pengelola destinasi wisata juga harus berhenti beroperasi misalkan dua hari dalam seminggu untuk mengevaluasi kebersihan dan kesehatan petugasnya. Melakukan upaya-upaya untuk mendukung keberlangsungan industri, seperti pembelian katering dari hotel-hotel dan restoran yang terdampak akibat sepinya wisatawan untuk disalurkan kepada keluarga yang work from home/keluarga kurang mampu/dokter dan perawat di rumah sakit. Mengadakan sosialisasi standar operasional prosedur berjalannya bisnis yang baik dan sesuai protokol kesehatan Kementerian Kesehatan melalui media sosial, media cetak, radio dan pengiriman pesan massal melalui grup WhatsApp di masing-masing daerah.

Comments are closed.