Virus Corona Dan Dampaknya Terhadap Industri Pariwisata Di Seluruh Dunia

Virus Corona Dan Dampaknya Terhadap Industri Pariwisata Di Seluruh Dunia

Bahkan, terdapat pengeras suara yang selalu mengingatkan para pengunjung untuk selalu menerapkan jaga jarak, penggunaan masker, dan penerapan protokol kesehatan. Sebagai salah satu sektor yang terdampak langsung pandemi Covid-19, pariwisata mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3 Togel Online,8 triliun. Bantuan tersebut masuk dalam kelompok bantuan sektoral kementerian/lembaga serta pemda dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional 2020. Langkah tersebut ditindaklanjuti oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dapatkan newsletter Hotcourses berisi informasi universitas dan beasiswa serta ideas berguna langsung di inbox kamu. “Jika nanti keadaan membaik, dan sudah dimungkinkan untuk membuka penyelaman di Tulamben, yang pertama kami akan lakukan adalah melakukan monitoring bawah air. I Nengah Putu, Ketua Organisasi Pemandu Selam Tulamben dan Ketua Harian Paguyuban Pengusaha Pariwisata Tulamben dan juga sekaligus Ketua SATGAS COVID-19 Desa Tulamben mengatakan pandemi COVID-19 sebagai pertanda untuk merehatkan alam. Hal yang tak kalah pentingnya adalah selalu memperbarui status akun Google Bisnis Anda. Buatlah jadwal untuk mengunggah cerita dan foto secara rutin supaya tetap menjadi destinasi yang dipertimbangkan oleh mesin pencari Google.

Pariwisata disaat pandemi

Karena orang akan lebih selektif memilih wisata yang bersifat privat dibanding secara group tour dan menghindari tour massal. Sementara itu, Catharina Puspita Sari yang tinggal di Yogyakarta bekerja di sebuah agen perjalanan besar. Kepada VOA, dia mengatakan perusahaan tempatnya bekerja mengalami “nol transaksi” sehingga menerapkan “contingency plan” untuk bertahan dengan dana cadangan sampai akhir tahun. “Jangan dulu kita promosi besar-besaran ke luar negeri, percuma itu. Anggaran yang serba terbatas sekarng ini fokuskan pada pembenahan destinasi,” ia menambahkan. “Alhasil, banyak dari mereka yang telah menemukan cara baru guna membuat portfolio mereka semakin beragam guna memasarkan kegiatan pariwisata ke pasar yang lebih luas,” ujar Nancy. Akan lebih baik lagi jika bantuan yang diberikan berupa uang tunai ataupun bentuk pelatihan wirausaha tetapi harus tepat sasaran untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 karena fakta di lapangan yang menerima bantuan tidak tepat sasaran.

“sebaiknya semua pihak baik pemerintah dan pelaku usaha mulai mempertimbangkan cara ke depan agar tidak hanya bertumpu pada satu bidang, yakni pariwisata saja. Triwulan ketiga tidak ada kanal kaeuangan lagi, pemerintah hanya mengandalkan APBD dan APBN, sehingga menyebabkan uang yang beredar sangat kecil dan daya beli masyarakat sangat tinggi. Selain itu, Kemenparekraf juga memberlakukan kembali bantuan insentif pemerintah yang sebelumnya telah dijalankan Badan Ekonomi dan Kreatif sejak 2017. BIP sendiri merupakan program yang bertujuan memberikan tambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap kepada pelaku usaha parekraf. Dana bantuan insentif ini diberikan dalam bentuk hibah dan dibatasi hanya untuk modal kerja. Bagi sektor pariwisata, dana bantuan ini dapat digunakan untuk pembelian barang-barang keperluan homestay.

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap semua industri di Indonesia bahkan dunia, termasuk industri pariwisata. dan pendataan untuk memudahkan pemerintah daerah DIY dalam melakukan pelacakan jika sewaktu-waktu terjadi penyebaran virus corona. Adanya pandemi COVID-19 ini juga membuat semua orang makin dekat dengan penggunaan internet dan teknologi. Banyak survei yang telah menyebutkan, bahwa calon wisatawan menginginkan proses reservasi yang mudah dan cepat. Untuk itu, jika destinasi wisata Anda belum memiliki platform digital untuk berpromosi dan sistem reservasi, segeralah untuk membuatnya. Dia menjelaskan, konsep dari agenda tersebut tahun ini yakni masing-masing kabupaten menampilkan pertunjukan di masing-masing daerah.

Selama penerapan PSBB, operasional moda transportasi dibatasi dan warga dilarang keluar dari wilayah PSBB. Panduan UNWTO juga menganjurkan negara-negara saat ini untuk fokus kepada pasar turis lokal hingga nantinya destinasi wisata siap sepenuhnya dibuka untuk pasar yang lebih besar yakni wisman. Ia mengusulkan pemerintah untuk mengembangkan destinasi wisata dengan protokol kesehatan yang ketat. Negara-negara di Afrika juga telah memerintahkan berbagai langkah untuk mencegah penyebaran virus corona. Afrika Selatan telah melarang akses masuk bagi orang-orang yang datang dari daerah berisiko tinggi. Nigeria memantau suhu tubuh wisatawan di bandara, pelabuhan dan perbatasan.

Wisata aman dengan penerapan protokol kesehatan disiapkan untuk menjaga dan melindungi kegiatan wisata selama pandemi. Namun, tak ada yang bisa menyangka bahwa di tahun 2020, kemarin, sektor pariwisata Indonesia redup dengan cepat karena adanya pandemi Covid-19. Pemerintah terpaksa menutup semua tempat wisata untuk sementara waktu guna memutus penyebaran virus corona tersebut. Penulis buku “Protokol Destinasi” ini berharap pemegang otoritas keamanan tanah air kian kreatif menemukan formulation lebih jitu dan berkolaborasi dengan semua stakeholder, termasuk pelaku pariwisata di selruh wilayah. Taufan Rahmadi memberikan contoh tentang pentingnya kamera pantau atau CCTV. Terlebih di lima destinasi wisata prioritas yang sedang diperjuangkan pemerintah Joko Widodo sebagai usaha pemulihan pariwisata Indonesia.

Comments are closed.